Sumber: http://gundala69.wordpress.com/2008/12/21/cerita-sahabat-dari-sebuah-persahabatan/
PERSAHABATAN
Cerita ini nyata walau beberapa bagian dari
cerita ini aku edit dan menjadikannya lebih ringkas.
Cerita ini menceritakan 2 orang sahabat yang kini
telah berpisah jauh bahkan sampai saat ini mereka tak pernah bertemu lagi.
Mereka saling kenal lewat seorang teman. Ok agar
kita gak kebingungan dalam membedakan kedua orang sahabat tersebut maka kita
sebut saja mereka Angin dan Api (kedua nama tersebut aku ambil karena hanya dua
kata itu yang terlintas dibenakku saat ini dan gada kaitannya dengan sifat
kedua unsur tersebut).
Perkenalan kedua sahabat
tersebut dimulai pada saat si Angin menggangur selama setahun setelah tamat
sekolah sedangkan si Api telah bekerja sebagai pegawai negeri. Angin yang
pendiam, sabar dan hati-hati dalam bertindak bertolak belakang dengan sifat Api
yang jahil dan berisik.
Kemanapun si Api pergi, si Angin selalu berada
disampingnya. Kedua sahabat ini selalu terlihat kompak. Namun walau begitu si
Angin merasa malu dan rendah diri dikarenakan kemanapun si Api selalu
ditraktir.
Bagi si Api, Angin adalah teman jalan dan teman
bergaul saja namun tidak demikian bagi si Angin. Angin menganggap si Api adalah
sahabat yang sebenar-benarnya sahabat yang selalu ada dalam setiap
kesusahannya, pendengar yang baik dan juga seorang pribadi yang selalu dapat
memberikan masukan yang bijak.
Dan kini Angin telah bekerja. Satu yang ingin
Angin penuhi dalam janjinya dulu bahwa apabila telah bekerja dia akan membalas
semua kebaikan dari si Api.
Terkadang kita tidak menyadari bahwa hal-hal
kecil bahkan sepele bagi diri kita akan sangat besar pengaruhnya bagi hidup
orang lain. Seperti halnya yang dilakukan oleh si Api yang menganggapnya angin
lalu dan tanpa pamrih namun tidak bagi si Angin apa yang dilakukan oleh si Api
sangat besar pengaruhnya dimana disaat si Angin kehilangan pegangan dan
ketidakmampuan menghadapi hidup hanya si Api yang mampu temaninya.
Entah kapan kiranya Api dan Angin akan bertemu
untuk berterima kasih dan menunjukkan dialah sejatinya seorang sahabat.
Sudahkah kamu dapat memaknai teman disampingmu
dan jadikannya seorang sahabat ? Sudahkah kamu memaknai persahabatan tanpa
berlatar belakang materi ?.Sudahkah kamu memiliki sahabat yang sebenar-benarnya
sahabat ?. Sudahkah kamu mengucapkan salam untuk sahabatmu hari ini ?. Sudahkah
kamu memberitakan kepada sahabatmu bahwa dia adalah “sahabatmu” ?.
Salam sahabat untuk para sahabat bagi para
sahabat yang bersahabat.
Sejatinya seorang sahabat.
*Kurang lengkap rasanya apabila tulisan ini
dibaca tanpa ada soundtrack yang mengiringinya. Ok..ok aku kasih bonus lagu
dari lantunannya si Tommy Page & Bon Jovi : Shoulder To Cry On & Never
Say Goodbye.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar