Tugas proposal metode riset
ANALISIS TINGKAT
KESEHATAN UNTUK MEMPREDIKSI POTENSI KEBANGKRUTAN DENGAN PENDEKATAN ALTMAN PADA
PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Keadaan perekonomian Indonesia saat ini masih
terpuruk akibat ketidakstabilan perekonomian dan bencana alam yang terjadi.
Oleh karena itu tingkat kesehatan perusahaan banyak yang mengalami penurunan
dan menyebabkan banyak perusahaan yang tutup dan semakin meningkatnya jumlah
tenaga kerja yang menganggur hingga saat ini.
Kebangkrutan biasanya diartikan sebagai
kegagalan perusahaan dalam menjalankan operasi perusahaan untuk menghasilkan
laba. Kebangkrutan suatu perusahaan dapat dilihat dan diukur melalui laporan
keuangan, dengan cara menganalisis laporan keuangan. Analisis laporan keuangan
merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh informasi yang berkaitan
dengan posisi keuangan perusahaan serta hasil yang telah dicapai sehubungan
dengan pemilihan strategi perusahaan yang akan diterapkan dan dapat digunakan
oleh investor, pemerintahn serta bank dan lembaga keuangan lainnya.
Dengan melakukan analisis laporan keuangan
perusahaan maka pimpinan perusahaan dapat mengetahui keadaan perusahaan dan
dapat mengetahui perkembangan finansial perusahaan apakah mengalami kenaikan
atau penurunan dari tahun yang lalu. Selain itu dengan melakukan analisis
keuangan diwaktu lampau, maka dapat mengetahui kelemahan-kelemahan perusahan
serta hasil-hasilnya dianggap telah cukup baik, dan mengetahui potensi
kebangkrutan perusahaan tersebut.
Tingkat kesehatan perusahaan penting artinya
bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dalam menjalankan usahanya,
sehingga kemampuan untuk memperoleh keuntungan dapat ditingkatkan dan dapat
menghindari potensi kebangkrutan. Potensi kebangkrutan dapat diprediksi dengan
model Altman yang dikenal dengan Z-score yaitu skor yang menunjukan tingkat
kemungkinan kebangkrutan perusahaan.
1 2
Dalam penelitian ini penulis menggunakan
Z-score untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan dimasa yang akan datang,
tetapi kebangkrutan suatu perusahaan belum pasti terjadi, karena perusahaan
tersebut masih berdiri dan beroperasi dan pimpinan perusahaan juga dapat
melakukan kebijakan–kebijakan untuk memperbaiki posisi keuangan perusahaan.
Berdasarkan pemikiran tersebut, penulis
tertarik untuk membuat penelitian dengan judul “ANALISIS TINGKAT KESEHATAN
UNTUK MEMPREDIKSI POTENSI KEBANGKRUTAN DENGAN PENDEKATAN ALTMAN PADA PT
INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK.”
1.2 Rumusan Masalah Dan Batasan Masalah
Adapun masalah yang ingin diketahui dari
penulisan ini adalah : “ bagaimanakah potensi kebangkrutan PT Indocement
Tunggal Prakarsa Tbk. dengan menggunakan analisis tingkat kesehatan dengan
pendekatan Altman?”.
Dalam penulisan ilmiah ini penulis hanya
membatasi masalah pada :
1. Analisis tingkat kesehatan dari laporan
keuangan (Neraca dan laporan laba rugi) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.
pada tahun 2002-2006. Analisis yang digunakan adalah :
a. Rasio Likuiditas : Current ratio dan Quick
ratio.
b. Rasio Rentabilitas : ROA, ROI dan ROE.
c. Rasio Solvabilitas.
d. Rasio Profit Margin.
e. Rasio Operasi.
2. Z-score dari laporan keuangan (Neraca dan
laporan laba rugi) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. pada tahun 2002-2006.
1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian dalam penulisan
ilmiah ini adalah :
1. Untuk mengetahui tingkat kesehatan
perusahaan pada tahun 2002-2006.
2. Untuk mengetahui potensi kebangkrutan
perusahaan pada tahun 2002-2006 dengan model Altman.
3. Untuk mengetahui apakah tingkat kesehatan
dapat digunakan untuk memprediksi kebangkrutan.
1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini adalah:
1. Manfaat Akademis
Agar penulis pada khususnya dan lingkungan
akademis pada umumnya dapat memperoleh pemahaman mendalam mengenai analisis
tingkat kesehatan dan penerapan model Altman.
2. Manfaat praktis
Sebagai bahan pertimbangan dan masukan bagi
pihak-pihak yang terlibat dan mempuntyai kepentingan dalam kegiatan perusahaan
untuk memprediksi potensi kebangkrutan usahanya. Meliputi pemegang saham,
manajemen, karyawan, dan lain sebagainya.
1.5 Metode Penelitian
1.5.1 Objek Penelitian
Dalam penulisan ilmliah ini penulis akan
mengadakan penelitian pada :
Nama Perusahaan :
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.
Kantor Pusat :
Wisma Indocement, Lt. 8, Jalan Jendral
Sudirman kav.70-71 Jakarta.
Tempat Usaha :
Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, JawaBarat -
9 Pabrik.
Kompleks Pabrik Cirebon, Palimanan, Jawa
Barat - 2 Pabrik.
Kompleks Pabrik Tarjun, Kota baru, Kalimantan
Selatan – 1 Pabrik.
1.5.2
Data / Variabel Untuk keperluan analisis, penulis menggunakan
data sekunder mengenai laporan keuangan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.
yaitu berupa laporan neraca dan laba rugi tahun 2002–2006.
1.5.3 Metode Pengumpulan Data
Untuk memperoleh data-data tersebut, penulis
menggunakan metode sebagai berikut :
1. Metode Studi Pustaka
Mendalami serta memahami materi dan teori
yang berhubungan dengan pembahasan analisis tingkat kesehatan dan model Altman
dengan maksud mencari teori–teori serta konsep–konsep yang dapat dijadikan
landasan teori dalam mendukung penulisan ilmiah ini.
2. Metode Dokumentasi
Yaitu membuat salinan dengan cara mengadakan
arsip dan catatan-catatan perusahaan yang diteliti, membaca literature.
Peneliti memperoleh data sekunder mengenai Data perusahaan dari Bursa Efek
Jakarta mengenai gambaran umum perusahaan atau profil perusahaan dan Laporan
keuangan perusahaan, yaitu neraca dan laporan laba rugi tahun 2002-2006.
1.5.4 Alat Analisis Yang Digunakan
Alat analisis yang digunakan dalam penelitian
ini adalah:
1. Analisis Deskriptif
Analisis yang dilakukan adalah analisis
deskriptif, karena penulis menggunakan tabel untuk memperjelas pembahasan pada
penelitian ilmiah ini.
2. Analisis Kuantitatif
Analisis kuantitatif yang digunakan pada
penulisan ilmiah ini berupa perhitungan untuk mencari:
a. Rasio Likuiditas : Current ratio dan Quick
ratio.
b. Rasio Rentabilitas : ROA, ROI dan ROE.
c. Rasio Solvabilitas.
d. Rasio Profit Margin.
e. Rasio Operasi.
f. Z-score : Z = 6,56 X1 + 3,26
X2 +
6,72 X3 +
1,05 X4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar