Selasa, 27 November 2012

tugas proposal metode riset



Tugas proposal metode riset
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN UNTUK MEMPREDIKSI POTENSI KEBANGKRUTAN DENGAN PENDEKATAN ALTMAN PADA PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Keadaan perekonomian Indonesia saat ini masih terpuruk akibat ketidakstabilan perekonomian dan bencana alam yang terjadi. Oleh karena itu tingkat kesehatan perusahaan banyak yang mengalami penurunan dan menyebabkan banyak perusahaan yang tutup dan semakin meningkatnya jumlah tenaga kerja yang menganggur hingga saat ini.
Kebangkrutan biasanya diartikan sebagai kegagalan perusahaan dalam menjalankan operasi perusahaan untuk menghasilkan laba. Kebangkrutan suatu perusahaan dapat dilihat dan diukur melalui laporan keuangan, dengan cara menganalisis laporan keuangan. Analisis laporan keuangan merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan posisi keuangan perusahaan serta hasil yang telah dicapai sehubungan dengan pemilihan strategi perusahaan yang akan diterapkan dan dapat digunakan oleh investor, pemerintahn serta bank dan lembaga keuangan lainnya.
Dengan melakukan analisis laporan keuangan perusahaan maka pimpinan perusahaan dapat mengetahui keadaan perusahaan dan dapat mengetahui perkembangan finansial perusahaan apakah mengalami kenaikan atau penurunan dari tahun yang lalu. Selain itu dengan melakukan analisis keuangan diwaktu lampau, maka dapat mengetahui kelemahan-kelemahan perusahan serta hasil-hasilnya dianggap telah cukup baik, dan mengetahui potensi kebangkrutan perusahaan tersebut.
Tingkat kesehatan perusahaan penting artinya bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dalam menjalankan usahanya, sehingga kemampuan untuk memperoleh keuntungan dapat ditingkatkan dan dapat menghindari potensi kebangkrutan. Potensi kebangkrutan dapat diprediksi dengan model Altman yang dikenal dengan Z-score yaitu skor yang menunjukan tingkat kemungkinan kebangkrutan perusahaan.



1 2
Dalam penelitian ini penulis menggunakan Z-score untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan dimasa yang akan datang, tetapi kebangkrutan suatu perusahaan belum pasti terjadi, karena perusahaan tersebut masih berdiri dan beroperasi dan pimpinan perusahaan juga dapat melakukan kebijakan–kebijakan untuk memperbaiki posisi keuangan perusahaan.
Berdasarkan pemikiran tersebut, penulis tertarik untuk membuat penelitian dengan judul “ANALISIS TINGKAT KESEHATAN UNTUK MEMPREDIKSI POTENSI KEBANGKRUTAN DENGAN PENDEKATAN ALTMAN PADA PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK.”

1.2 Rumusan Masalah Dan Batasan Masalah
Adapun masalah yang ingin diketahui dari penulisan ini adalah : “ bagaimanakah potensi kebangkrutan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. dengan menggunakan analisis tingkat kesehatan dengan pendekatan Altman?”.
Dalam penulisan ilmiah ini penulis hanya membatasi masalah pada :
1. Analisis tingkat kesehatan dari laporan keuangan (Neraca dan laporan laba rugi) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. pada tahun 2002-2006. Analisis yang digunakan adalah :
a. Rasio Likuiditas : Current ratio dan Quick ratio.
b. Rasio Rentabilitas : ROA, ROI dan ROE.
c. Rasio Solvabilitas.
d. Rasio Profit Margin.
e. Rasio Operasi.
2. Z-score dari laporan keuangan (Neraca dan laporan laba rugi) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. pada tahun 2002-2006.
1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian dalam penulisan ilmiah ini adalah :

1. Untuk mengetahui tingkat kesehatan perusahaan pada tahun 2002-2006.

2. Untuk mengetahui potensi kebangkrutan perusahaan pada tahun 2002-2006 dengan model Altman.
3. Untuk mengetahui apakah tingkat kesehatan dapat digunakan untuk memprediksi kebangkrutan.

1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini adalah:

1. Manfaat Akademis
Agar penulis pada khususnya dan lingkungan akademis pada umumnya dapat memperoleh pemahaman mendalam mengenai analisis tingkat kesehatan dan penerapan model Altman.
2. Manfaat praktis
Sebagai bahan pertimbangan dan masukan bagi pihak-pihak yang terlibat dan mempuntyai kepentingan dalam kegiatan perusahaan untuk memprediksi potensi kebangkrutan usahanya. Meliputi pemegang saham, manajemen, karyawan, dan lain sebagainya.

1.5 Metode Penelitian

1.5.1 Objek Penelitian
Dalam penulisan ilmliah ini penulis akan mengadakan penelitian pada :

Nama Perusahaan :
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.
Kantor Pusat :
Wisma Indocement, Lt. 8, Jalan Jendral Sudirman kav.70-71 Jakarta.
Tempat Usaha :
Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, JawaBarat - 9 Pabrik.
Kompleks Pabrik Cirebon, Palimanan, Jawa Barat - 2 Pabrik.
Kompleks Pabrik Tarjun, Kota baru, Kalimantan Selatan – 1 Pabrik.




1.5.2
Data / Variabel Untuk keperluan analisis, penulis menggunakan data sekunder mengenai laporan keuangan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. yaitu berupa laporan neraca dan laba rugi tahun 2002–2006.

1.5.3 Metode Pengumpulan Data
Untuk memperoleh data-data tersebut, penulis menggunakan metode sebagai berikut :

1. Metode Studi Pustaka
Mendalami serta memahami materi dan teori yang berhubungan dengan pembahasan analisis tingkat kesehatan dan model Altman dengan maksud mencari teori–teori serta konsep–konsep yang dapat dijadikan landasan teori dalam mendukung penulisan ilmiah ini.
2. Metode Dokumentasi
Yaitu membuat salinan dengan cara mengadakan arsip dan catatan-catatan perusahaan yang diteliti, membaca literature. Peneliti memperoleh data sekunder mengenai Data perusahaan dari Bursa Efek Jakarta mengenai gambaran umum perusahaan atau profil perusahaan dan Laporan keuangan perusahaan, yaitu neraca dan laporan laba rugi tahun 2002-2006.

1.5.4 Alat Analisis Yang Digunakan
Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

1. Analisis Deskriptif
Analisis yang dilakukan adalah analisis deskriptif, karena penulis menggunakan tabel untuk memperjelas pembahasan pada penelitian ilmiah ini.
2. Analisis Kuantitatif
Analisis kuantitatif yang digunakan pada penulisan ilmiah ini berupa perhitungan untuk mencari:
a. Rasio Likuiditas : Current ratio dan Quick ratio.
b. Rasio Rentabilitas : ROA, ROI dan ROE.
c. Rasio Solvabilitas.
d. Rasio Profit Margin.
e. Rasio Operasi.
f. Z-score : Z = 6,56 X1 + 3,26 X2 + 6,72 X3 + 1,05 X4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar