Jumat, 02 November 2012

tugas softkill minggu ke-3


Sumber:www.detik.com
Dituduh Pesta Narkoba Bareng Puji, Hakim PN Jakpus akan Tes Urine
Jakarta - Kicauan hakim Pengadilan Negeri (PN) Bekasi Puji Wijayanto membuat masyarakat dunia pengadilan geram. Apalagi, hakim Puji menuding teman pesta narkobanya adalah hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Terlebih PN Jakpus sebagai pengadilan papan atas yaitu kelas 1 A Khusus.

Untuk menjawab kicauan Puji, seluruh hakim PN Jakpus, siap melakukan tes urine dalam waktu dekat. Hal itu disampaikan oleh humas PN Jakpus, Bagus Irwan kepada wartawan di PN Jakpus, Jalan Gadjah Mada, Jumat (2/11/2012). Bagus menjelaskan, bahwa terkait tudingan hakim Puji, seluruh hakim Jakpus dikumpulkan oleh kepala-nya.

"Kita sudah dikumpulkan dan menyatakan tidak ada yang konsumsi narkoba. Kita juga berikan usulan agar seluruh hakim PN Jakpus di tes urine," ujar Bagus.

Dia mengatakan tes urine itu rencananya akan dilakukan minggu depan. Hasil tes urine tersebut akan dilakukan secara terbuka dan disampaikan ke publik.

"Kita usul minggu depan semuanya di tes urine, hasilnya akan disampaikan secara terbuka," ungkapnya.

Senada dengan Bagus, hakim senior PN Jakpus, Sudjatmiko juga tidak keberatan dengan tes urine. Bahkan dirinya mengatakan, di test darah pun siap.

"Kita harus tunjukkan kepada publik kalau kita ini di PN Jakpus bersih," pungkasnya.

Seperti diketahui, Puji ditangkap di sebuah tempat karoke di Illigals Hotel and Club di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, ruang 331, pukul 17.00 WIB, Selasa 16 Oktober 2012 oleh penyidik BNN. Selain Puji, rekannya, Sidik, dan 4 wanita penghibur ikut diamankan petugas. Puji saat ini menjadi tersangka dengan ancaman penjara 12 tahun penjara.

Kepada Komisi Yudisial , Puji mengaku pernah pesta narkoba dengan sebagian hakim di Jakarta. Kicauan ini disampaikan kepada Wakil Ketua KY Imam Anshari Saleh dan Komisioner KY, Suparman Marzuki. "Menurut Pak Puji banyak hakim di Jakarta yang memakai narkoba," kata Imam usai bertemu hakim Puji di markas Badan Narkotika Nasional (BNN), Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Kamis (1/11) kemarin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar