KPK Periksa Rosa, Oktarina & Yulianis Terkait
Kasus Angie
Mega Putra Ratya
- detikNews
Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memeriksa
saksi-saksi terkait perkara Angelina Sondakh. Dalam jadwal pemeriksaan hari
ini, sedikitnya 5 saksi akan dimintai keterangan oleh penyidik KPK.
Juru bicara KPK Johan Budi menyebutkan 5 saksi yang dipanggil hari ini adalah Mindo Rosalina Manulang, Yulianis, Oktarina Furi, Luthfi dan Dadang. Kelimanya di panggil oleh KPK untuk memberi keterangan seputar kasus Wisma Atlet.
"Besok (hari ini), kami bakal memeriksa Rosa," ujar Johan kepada wartawan, Selasa (24/4/2014).
Direncanakan Rosa bakal diperiksa penyidik pukul 09.00 WIB. Rosa sendiri saat ini menjadi tahanan KPK di rutan yang ada di basemen gedung KPK.
Sejak ditetapkan sebagai tersangka, belum sekalipun politisi Partai Demokrat itu diperiksa. Jangankan Angie, saksi-saksi pun belum ada yang diperiksa.
Kesaksian Rosa dianggap penting dalam berkas perkara Angie. Terlebih lagi soal percakapan via BBM mengenai aliran uang.
Sementara itu, Oktarina dan Yulianis merupakan pegawai bagian keuangan Permai Group. Kedua orang ini mengetahui seluk beluk keuangan perusahaan milik M Nazaruddin tersebut.
Juru bicara KPK Johan Budi menyebutkan 5 saksi yang dipanggil hari ini adalah Mindo Rosalina Manulang, Yulianis, Oktarina Furi, Luthfi dan Dadang. Kelimanya di panggil oleh KPK untuk memberi keterangan seputar kasus Wisma Atlet.
"Besok (hari ini), kami bakal memeriksa Rosa," ujar Johan kepada wartawan, Selasa (24/4/2014).
Direncanakan Rosa bakal diperiksa penyidik pukul 09.00 WIB. Rosa sendiri saat ini menjadi tahanan KPK di rutan yang ada di basemen gedung KPK.
Sejak ditetapkan sebagai tersangka, belum sekalipun politisi Partai Demokrat itu diperiksa. Jangankan Angie, saksi-saksi pun belum ada yang diperiksa.
Kesaksian Rosa dianggap penting dalam berkas perkara Angie. Terlebih lagi soal percakapan via BBM mengenai aliran uang.
Sementara itu, Oktarina dan Yulianis merupakan pegawai bagian keuangan Permai Group. Kedua orang ini mengetahui seluk beluk keuangan perusahaan milik M Nazaruddin tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar