KELAS:3EA17
NPM:11210537
DOSEN:PRIHANTORO
MATA KULIAH:KOM.LEMBAGA KEUANGAN DAN BANK
Komp. Lembaga Keuangan dan Perbankan
Disini saya akan mengulang kembali apa yg telah diterangkan
oleh pengajar saya pada mata kuliah KOMPUTER LEMBAGA PERBANKAN tentang
WORLD FINANCIAL FLOW .
Setiap kehidupan pasti ada naik dan turun , begitu juga dengan keadaan
ekonomi , ada seseorang yg mampu memenuhi segala kebutuhannya misalnya
saja A, dan ada juga seseorang yg tidak mampu memenuhi memenuhi
kebutuhannya, misalnya saja B . Dan tentunya B membutuhkan uang lebih
banyak agar dapat memenuhi segala kebutuhannya dengan meminjam uang
kepada seseorang yg makmur yaitu A, dan A tidak serta menyimpan duitnya
sendiri , dia menyimpan duitnya di BANK , inilah yg dinamakan DEPOSIT ,
penyimpanan dana tersebut terbagi menjadi tiga , yaitu:
1 . Simpanan Tabungan (Saving Deposit)
2. Simpanan Giro (Demand Deposit)
3. Simpanan Deposito (Time Deposit)
Dalam
penyimpanan uang ini , kedua belah pihak sama-sama mendapatkan bunga ,
Bank mendapatkan bunga dari sang peminjam (B) dan A mendapatkan bunga
dari Bank. Bunga
yg di dapat oleh bank (i2) harus lebih besar dari pada bunga yg di
dapat dari A (i1), dan selisih kedua bunga tersebuut dinamakan INTEREST
SPREAD .
= i2 > i1 (bunga bank harus lebih besar daripada bunga A)
= i2 – i1 (selisih keduanya dinamakan INTEREST SPREAD)
|
Dan
keuntungan bungan kedua belah pihak disebut Financial Intermediary,
dan semua peristiwa ini dinamakan Indirect Investment yaitu , keadaan /
situasi yg dikuasai oleh Bank .
Adapun cara lain seorang A untuk menyimpan uangnya selain di Bank ,
yaitu dengan cara memasuki Pasar Modal (Capital Market), disini
terdapat dua cara menginvestasikan uang tersebut , yaitu :
1. Saham (Stock)
adalah surat bukti atau tanda kepemilikan bagian modal pada suatu
perseroan terbatas , terbagi dua saham :
A . Deviden
Dividen dibayarkan sepanjang perusahaan memperoleh laba
B. Capital Gain
Capital
Gain adalah keuntungan yg diperoleh pemegang saham , ketika menjual
sahamnya , dengan kata lain adalah selisih harga jual dan harga beli
saham .
2. Obligasi
Obligasi adalah suatu istilah yang digunakan dalam dunia keuangan yang
merupakan suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang
obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran.
Semua
transaksi pada pasar modal ini pastinya memakai perantara, dan lewat
perantara inilah B dapat meminjam uang. Semua kejadian ini disebut
Direct Investment , yaitu kejadian diluar kuasa Bank (Pasar Modal,
Saham) .
Bunga
yg diperoleh dalam menginvestasikan uang di bank sebesar 15%, sedangkan
pada pasar modal sebesar 7,5%, dan keadaan ini dinamakan Transter of
risk .
Dan
inila sistem Bank dan Pasar Modal dalam penginvestasian uang A ,
misalnya saja A menabung di BANK ADT, dan B meminjam uang pada BANK ADT ,
karena pasti dalam pinjam meminjam uang ada resikonya , makan BANK ADT
tersebut bekerja sama dengan pihak ASURANSI misalnya saja ASURANSI MI,
agar tidak menanggung resiko , bank harus membayar premi sesuai
ketentuan yg berlaku , karena ASURANSI MI tidak mau menanggung resiko
BANK ADT , maka ia bekerja sama dengan ASURANSI juga ,misalnya saja
ASURANSI MDP, disinilah terjadi REASURANSI, yaitu istilah
yang digunakan saat satu perusahaan asuransi melindungi dirinya
terhadap resiko asuransi dengan memanfaatkan jasa dari perusahaan
asuransi lain. Terdapat banyak alasan yang menyebabkan perusahaan
asuransi melakukan reasuransi. Dan
karena ASURANSI MDP juga tidak mau menanggung resiko sendirian maka ia
bekerja sama dengan asuransi lain , misalnya saja ASURANSI ICA,
disinilah terjadi RETROCESSI, yaitu Pelimpahan risiko dari perusahaan reasuransi kepada perusahaan reasuransi lain.
Dan kemudian ASURANSI ICA tidak mau mengambil resiko sediri , ahirny ia
mendirikan anak – anak perusahaan dan memasuki pasar modal untuk
mencari capital gain , dan kepemilikan saham .
Kemudian
untuk menjaga assetnya , A mendirikan perusahaan LEASING , yaitu
Leasing adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal
baik secara sewa-guna-usaha dengan hak opsi (finance lease) maupun
sewa-guna-usaha tanpa hak opsi (operating lease) untuk digunakan oleh
Lessee selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara
berkala, biasanya di pakai untuk peng kreditan barang elecktronik
dan motor, karena A tidak mau menanggung resiko sendiri , maka ia
bekerja sam dengan asuransi , misalnya saja ASURANSI MI tadi , dan
kemudian terjadilah proses seperti pada BANK ADT tadi , begitu terus
selanjutnya , inilah yg dinamakan WORLD FINANCIAL FLOW.
Disini saya akan mengulang kembali apa yg telah dosen saya jelaskan
pada mata kuliah KOMPUTER LEMBAGA PERBANKAN tentang WORLD FINANCIAL
FLOW .
Setiap kehidupan pasti ada naik dan turun , begitu juga dengan keadaan
ekonomi , ada seseorang yg mampu memenuhi segala kebutuhannya misalnya
saja A, dan ada juga seseorang yg tidak mampu memenuhi memenuhi
kebutuhannya, misalnya saja B . Dan tentunya B membutuhkan uang lebih
banyak agar dapat memenuhi segala kebutuhannya dengan meminjam uang
kepada seseorang yg makmur yaitu A, dan A tidak serta menyimpan duitnya
sendiri , dia menyimpan duitnya di BANK , inilah yg dinamakan DEPOSIT ,
penyimpanan dana tersebut terbagi menjadi tiga , yaitu:
1 . Simpanan Tabungan (Saving Deposit)
2. Simpanan Giro (Demand Deposit)
3. Simpanan Deposito (Time Deposit)
Dalam
penyimpanan uang ini , kedua belah pihak sama-sama mendapatkan bunga ,
Bank mendapatkan bunga dari sang peminjam (B) dan A mendapatkan bunga
dari Bank. Bunga
yg di dapat oleh bank (i2) harus lebih besar dari pada bunga yg di
dapat dari A (i1), dan selisih kedua bunga tersebuut dinamakan INTEREST
SPREAD .
= i2 > i1 (bunga bank harus lebih besar daripada bunga A)
= i2 – i1 (selisih keduanya dinamakan INTEREST SPREAD)
|
Dan
keuntungan bungan kedua belah pihak disebut Financial Intermediary,
dan semua peristiwa ini dinamakan Indirect Investment yaitu , keadaan /
situasi yg dikuasai oleh Bank .
Adapun cara lain seorang A untuk menyimpan uangnya selain di Bank ,
yaitu dengan cara memasuki Pasar Modal (Capital Market), disini
terdapat dua cara menginvestasikan uang tersebut , yaitu :
1. Saham (Stock)
adalah surat bukti atau tanda kepemilikan bagian modal pada suatu
perseroan terbatas , terbagi dua saham :
A . Deviden
Dividen dibayarkan sepanjang perusahaan memperoleh laba
B. Capital Gain
Capital
Gain adalah keuntungan yg diperoleh pemegang saham , ketika menjual
sahamnya , dengan kata lain adalah selisih harga jual dan harga beli
saham .
2. Obligasi
Obligasi adalah suatu istilah yang digunakan dalam dunia keuangan yang
merupakan suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang
obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran.
Semua
transaksi pada pasar modal ini pastinya memakai perantara, dan lewat
perantara inilah B dapat meminjam uang. Semua kejadian ini disebut
Direct Investment , yaitu kejadian diluar kuasa Bank (Pasar Modal,
Saham) .
Bunga
yg diperoleh dalam menginvestasikan uang di bank sebesar 15%, sedangkan
pada pasar modal sebesar 7,5%, dan keadaan ini dinamakan Transter of
risk .
Dan
inila sistem Bank dan Pasar Modal dalam penginvestasian uang A ,
misalnya saja A menabung di BANK ADT, dan B meminjam uang pada BANK ADT ,
karena pasti dalam pinjam meminjam uang ada resikonya , makan BANK ADT
tersebut bekerja sama dengan pihak ASURANSI misalnya saja ASURANSI MI,
agar tidak menanggung resiko , bank harus membayar premi sesuai
ketentuan yg berlaku , karena ASURANSI MI tidak mau menanggung resiko
BANK ADT , maka ia bekerja sama dengan ASURANSI juga ,misalnya saja
ASURANSI MDP, disinilah terjadi REASURANSI, yaitu istilah
yang digunakan saat satu perusahaan asuransi melindungi dirinya
terhadap resiko asuransi dengan memanfaatkan jasa dari perusahaan
asuransi lain. Terdapat banyak alasan yang menyebabkan perusahaan
asuransi melakukan reasuransi. Dan
karena ASURANSI MDP juga tidak mau menanggung resiko sendirian maka ia
bekerja sama dengan asuransi lain , misalnya saja ASURANSI ICA,
disinilah terjadi RETROCESSI, yaitu Pelimpahan risiko dari perusahaan reasuransi kepada perusahaan reasuransi lain.
Dan kemudian ASURANSI ICA tidak mau mengambil resiko sediri , ahirny ia
mendirikan anak – anak perusahaan dan memasuki pasar modal untuk
mencari capital gain , dan kepemilikan saham .
Kemudian
untuk menjaga assetnya , A mendirikan perusahaan LEASING , yaitu
Leasing adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal
baik secara sewa-guna-usaha dengan hak opsi (finance lease) maupun
sewa-guna-usaha tanpa hak opsi (operating lease) untuk digunakan oleh
Lessee selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara
berkala, biasanya di pakai untuk peng kreditan barang elecktronik
dan motor, karena A tidak mau menanggung resiko sendiri , maka ia
bekerja sam dengan asuransi , misalnya saja ASURANSI MI tadi , dan
kemudian terjadilah proses seperti pada BANK ADT tadi , begitu terus
selanjutnya , inilah yg dinamakan WORLD FINANCIAL FLOW.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar